Pilkada Langsung
Beberapa hari yang lalu, ada acara pemilihan Gubenur Jawa Barat; cuma kok tidak berasa ramenya [halah sekalian aja bikin dangdutan biar rame]. SEcara rumah deket banget dengan Depok, salah satu daerah pemilihan. Tapi memang tingkat partisipasi pemilih untuk pilkada kali ini sangat rendah; kurang dari 70%. Cuma bukan ini masalahnya, yang membuat tergelitik membuat postingan ini adalah pernyataan dari salah satu partai pemenang pemilu 2009 yang merasa bahwa mereka kalah dalam pemilihan kali ini. Terbukti dari calon gubernur yang mereka diusung kali ini kalah oleh calon laen yang didukung oleh partai lain.
Aduh ini adalah pemikiran yang salah…..dalam pilakada langsung pemenangnya adalah rakyat atau mereka yang tidak memilih atau golput. Cuma bagian golput ini tidak usah dibahas karena akan menimbulkan polemik yang berkepanjangan nantinya. Kenapa Rakyat yang Menang….. adalah karena kali ini mereka memilih langsung calon yang mereka pilih, siapa yang mereka kenal itu yang mereka coblos; bukan siapa partai mengusungnya!!!! Rakyat yang semula loyal dengan suatu partai belum tentu akan memilih calon dari partai yang diusung partai tersebut. Ini yang patut oleh partai politik di pemilu tahun 2009, jika paradigma untuk rakyat tidak dicermati niscaya tahun depan partai2 tidak akan mendulang jumlah suara yang banyak. Sebetulnya ada dua faktor yang bisa dicermati, pertama faktor kepopuleran wakil rakyat tersebut di mata rakyat, hihiiihii gmana kalo dewi persik ikut mencalonkan jadi anggota mpr ya [yang pasti saya pasti akan memilihnya....]. Faktor kedua adalah rakyat tidak tertarik dengan tokoh tua lagi, mereka butuh pembaharu yang mengenal karakter dari masyarakat lokal.
Menarik juga pembelajaran demokrasi ini di bumi pertiwi, patut dicermati.